Catatan
saya kali ini sengaja mengambil dari artikel Bapak HM. Jusuf Kalla, mantan
wakil presiden RI, yang dimuat sebuah media nasional pada tanggal 2 Mei. Judul
asli tulisan ini adalah "Ujian Nasional". Saya merasa perlu
mengangkat tulisan ini sebagai "kelanjutan" dari catatan saya
sebelumnya bertajuk "Sukses UAN Tanpa Stress", sebagai ikhtiar untuk
introspeksi dan berbenah. Amburadulnya pendidikan
kita
salah satunya tercermin dari kepanikan menghadapi UAN. Dalam hal ini yang perlu
dilakukan bukan menghapus UAN, tetapi membenahi mutu pembelajaran dan
pendidikan di sekolah kita.
Jika
anak memang kompeten, apa yang harus mereka takuti dari UAN? Tapi jika
sekolah-sekolah kita tidak membangun kompetensi, mereka hanya sibuk melatih
siswa mengerjakan soal. Ini yang bikin stress. Dan ini merupakan konsekuensi
dari kemalasan guru untuk belajar dan berserius mengajar.
Saya
berusaha untuk menulis --semoga Allah Ta'ala mudahkan-- catatan sederhana tentang
3 Jalan Meraih Sukses. Semoga dapat menjadi bahan renungan sederhana untuk
berbenah.
Sejenak,
marilah kita baca artikel Pak JK berikut ini. Akan lebih baik jika Anda
sempatkan waktu untuk membaca kembali berbagai buku karya Marzano tentang
penting standar mutu pendidikan. Salah satunya, untuk skala pembelajaran di
kelas, buku bertajuk Making Standards Useful in the Classroom perlu
Anda baca.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar